Analisis Perbandingan Sistem Antrian Model Single Channel Query System Dan Multiple Channel Query System Untuk Pelayanan PBB

Main Article Content

Fidianti Fidianti

Abstract

Research on the comparative analysis of single-channel and multi-channel queuing systems with 1 and 3 facilities. This study aims to investigate how the optimal number of facilities is determined, particularly for services with long queues, such as Pajak Bumi dan Bangunan, at the Office of Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Purwakarta. The analytical method used is the model M / M/ M/1 model for a single-channel system query. M/ M /M/S is used in a multi-channel system. Based on an ogmode analysis of the system. Based on the single-mode analysis of the ice, the Pajak Bumi service is certainly not optimal, given its capacity of 12 people. On the per-person side, using the M/M/M/S model, the average service time during the rush-hour period from 10:00 to 11:00 is 0:15 hours (9 minutes), and the average queue length is 1.0667. In contrast to the number 3 facility, the taxpayer during the busy period, 10:00 to 11:00, can wait only 0.0923 hours (5:54 minutes) longer, and the average queue length is. Suggested Research was the conduct of the three, with optimal levels maintained. Maintaining optimal service activities will not be interrupted and will not make the queue longer for taxpayers

Article Details

Section
Articles

References

Bambang Ruswandi. 2006. Penerapan Sistem Antrian Sebagai Upaya Mengoptimalkan Pelayanan Terhadap Pasien Pada Loket Pengambilan Obat Di Puskesmas Cicurug Sukabumi Jawa Barat.

Heizer, Jay dan Barrry Render.2006.Operation Management. Terjemahan oleh Dwianoegrawati Setyoningsih dan Indra Almahdy. Edisi 7. Buku I. Jakarta: Salemba Empat.

Hendra dan Helfi Nasution. 2012. Analisis Efisiensi Waktu Layanan Pada Sistem Administrasi Perpustakaan Menggunakan Metode Sistem Antrian.

Indah Uly Wardati dan Riesda Ganevi. 2013. Pembuatan Sistem Antrian Pelayanan Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pacitan. Jurnal Vol 11 No. 2 – Mei 2013.

Kep Men Pan Nomor 63/Kep/Men/2003 Tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Kotler Philip and Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Edisi 13. Jakarta : Erlangga.

Ratminto Dan Atik Septi Winarsih. 2009. Manajemen Pelayanan Pengembangan Model Konseptual, Penerapan Citizen’s Charter Dan Standar Pelayanan Minimal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Rustam Taufik. 2012. Analisis Penerapan Sistem Antrian Model M/M/S Pada Pt.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Pembantu Universitas Hasanuddin Makassar.

Rizky Indra Aditya. 2014. Pemodelan Sistem Antrian Pengambilan Dana Pensiun Di Kantor Pos Cabang Gombong Kabupaten Kebumen Menggunakan Model Antrian Multiple Server – Single Phase.

Samsir dan Rati Mustika. 2010. Analisis Sistem Antrian Teller Pada PT. Bank Riau Cabang Utama Pekanbaru.

Siti Arina, Ujian Sinulingga dan Suwarno Ariswoyo. 2014. Analisis Sistem Antrian Pelayanan Nasabah Di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama USU. Jurnal Vol. 02, No. 03 (2014), pp. 277-287.

Soma Purnama Aji dan Tri Bodroastuti. 2012. Penerapan Model Simulasi Antrian Multi Channel Single Phase Pada Antrian Di Apotek Purnama Semarang.

Supranto Johannes. 2013. Riset Operasi Untuk Pengambilan Keputusan. Edisi Ketiga. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Suwarno dan Zaini Rohmad. 2013. Pengaruh Kinerja Pegawai Dan Mutu Pelayanan Pegawai Terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam Memperoleh KartuTanda Penduduk Dan Kartu Keluarga Di Kantor Kecamatan Baki.